Berita Viral

Wanita Pukul Suami Stroke Ternyata Istri Siri

Akhirnya Terbongkar Wanita Yang Pukuli Suami Stroke Adalah Istri Siri

Wanita Pukul Suami Stroke Ternyata Istri Siri

Kejamnya istri yang pukuli suami stroke dan ancam minta Rp 1 miliar, ternyata hanya nikah siri toh..

Kasus istri yang melakukan pemukulan pada suami penderita stroke yang viral di media sosial beberapa waktu lalu kini memiliki fakta baru. Polisi menyebut wanita berinisial M (37) diketahui bukan istri resmi dari HT (65) karena hanya terikat dalam pernikahan siri.

Lalu, seperti apa penjelasan kepolisian terkait temuan fakta terbaru ini? Simak laporannya.

Berstatus sebagai istri siri

Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Mustakim mengungkap sejumlah fakta terbaru terkait kasus penganiayaan suami penderita stroke. Berdasarkan sejumlah informasi dari keluarga korban, M diketahui bukanlah istri sah karena hanya terikat dalam status nikah siri.

“Korban ini baru nikah siri dengan si istrinya (M). Dia dulu pernah punya istri, istri pertama itu cerai, terus nikah lagi. Tapi baru nikah siri, belum nikah resmi,”

Meski masih berstatus istri siri, M dan HT diketahui sudah menjalani biduk rumah tangga selama 5 tahun sejak 2014. Keduanya pun sudah dikaruniai seorang anak yang masih balita.

“Keterangan keluarga sih (nikah siri) sekitar tahun 2014. Punya anak satu, baru umur satu tahun,” ungkap Mustakim.

Istri sengaja rekam penganiayaan suami

“Pada saat itu, rupanya sama istrinya sengaja direkam. Jadi (hape ditaruh) di meja tamu itu ada piano, yang ngerekam pelaku,”

Namun polisi masih terus mendalami bagaimana video penganiayaan tersebut bisa menjadi viral karena M belum mengakui pada siapa video itu dikirim. “Nggak tahulah (dikirim ke siapa), yang jelas yang merekam itu istrinya sendiri,” ucap Mustakim.

Diduga alami gangguan jiwa

Polisi juga masih kesulitan untuk menginterogasi pelaku karena pihak keluarga mengatakan M mengalami gangguan kejiwaan. “Setelah kami (amankan) bawa ke sini, dari pihak keluarga mengatakan dari pihak perempuan, yaitu M mengalami gangguan kejiwaan,”

M yang saat ini dalam perawatan RS Jiwa Grogol, Jakarta Barat pun disebut sering mengalami kambuh dan melakukan tindakan di luar batas. “Jadi dia kalau lagi situasi landai, berarti nggak (kambuh). Tapi kalau situasi yang gimana, baru dia itu berbuat apapun itu,” lanjut Mustakim.

Polisi pun masih terus memantau situasi pelaku dan menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari RS Jiwa Grogol sebelum melanjutkan kasus yang mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini.

Kasus suami penderita stroke yang dianiaya oleh istri menemukan fakta terbaru setelah polisi melakukan pemeriksaan pada keluarga.

Sosok M yang diketahui sebagai istri ternyata merupakan istri kedua yang hanya terikat dalam ikatan pernikahan siri. Motif penganiayaan pun masih menjadi tanda tanya, tetapi diduga karena M mengalami gangguan jiwa.

Semoga kasus ini bisa segera diselesaikan dengan bijak dan menjadi pembelajaran bagi semua orang agar bisa bertindak dengan pikiran jernih saat menghadapi berbagai permasalahan dalam rumah tangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *